Doli Anggap Golkar Lucu karena Baru Minta Novanto Nonaktif Sekarang

Ketua Generasi Muda Partai Golkar ( GMPG) Ahmad Doli Kurnia menilai, Partai Golkar tengah melakukan manuver politik yang lucu.

Hal ini disampaikan Doli menanggapi permintaan Partai Golkar kepada ketua umumnya, yakni Setya Novanto, agar nonaktif dari jabatannya.

Menurut Doli, GMPG telah mendesak Partai Golkar agar memberhentikan Setya pasca-penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Akan tetapi, usulan itu tidak digubris dan justru dirinya lah yang dipecat dari keanggotaan Partai Golkar.

“Permintaan mundur ini kan jauh sudah disampaikan dan waktu itu menghadapi penolakan yang luar biasa (dari Partai Golkar) sampai saya dipecat,” ucap Doli dalam konferensi pers di D’Hotel, Jalan Sultan Agung, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

“Kok tiba-tiba sekarang mau minta mengundurkan diri Novanto, ini kan lucu-lucu juga,” kata dia. Pernyataan Partai Golkar perihal pemecatan terhadap Doli disampaikan Sekretaris Jenderal Idrus Marham, pada Rabu (30/8/2017). Partai Golkar menilai bahwa langkah yang dilakukan Doli sudah tak sesuai dengan aturan partai.

Di samping itu, Doli juga dinilai sudah menuding lembaga-lembaga lain berkonspirasi terkait kasus korupsi yang melibatkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Sementara kemarin, Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar Kahar Muzakir menyampaikan, rapat pleno DPP Golkar yang digelar pada Pada Senin (25/9/2017) telah memutuskan bahwa Setya akan diberhentikan sementara.

Kemudian mengenai tugas-tugasnya akan digantikan oleh pelaksana tugas (plt).

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.