Lebih dari 700 janda terlahir tiap tahun di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Menjadi daerah yang sangat kental dengan kereligiusannya tidak menghindarkan Kabupaten Banjar dari perkara perceraian.

Yang menarik, banyaknya angka perceraian di Kabupaten Banjar ternyata di dominasi oleh usia muda.

Humas PA Martapura Abdurrahman mengatakan, kasus perceraian didominasi oleh pasangan berusia muda karena masih labilnya dalam berpikir.

“Setiap tahunnya memang usia muda yang paling dominan, dari seribu perkara 700 di antaranya adalah usia muda,” katanya kepada wartawan.

Dengan grafik ini, Kabupaten Banjar menjadi salah satu daerah dengan angka perceraian tinggi di Kalimantan Selatan.

Hal itu dikarenakan jumlah penduduk di Kabupaten Banjar relatif banyak lantaran luasnya wilayah.

“Banyaknya penduduk membuat angka perceraian tinggi di Kabupaten Banjar,” katanya kepada wartawan.

Pada 2015, perkara cerai gugat mengalami penurunan menjadi 681. Akan tetapi perkara cerai talak mengalami peningkatan menjadi 219, dengan total 900 kasus selama 2015.

“Dilihat dari data memang kebanyakan istri yang menggugat cerai, dibandingkan suami yang melakukan talak,” ungkapnya.

Sumber: pojoksatu.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *